1. Mekanis
2.Kimia
3.Biologis
Nyaris hampir banyak bahan filter bekerja dengan 3 mekanisme diatas. Sebagian filter yang popular di para pehobiis ikan hias akuarium adalah berikut ini :
![]() |
Sistem Kerja Hang On Filter |
![]() |
Penampakan Hang On Filter |
Filter ini bekerja dengan cara mekanis, biologis apabila dimasukkan juga bahan arang aktif juga sebagai bahan filter, jadi langkah kimiawi juga bekerja dalam system ini.
Lantaran memiliki bentuk kecil, jadi filter ini pas untuk akuarium kecil dengan kepadatan ikan yang rendah.
Internal Filter
![]() |
Sistem Kerja Internal Filter |
![]() |
Salah satu type internal filter |
Filter type ini tidak direferensikan untuk di gunakan waktu pelihara benih ikan lantaran apabila benih tersedot kedalam boks filter, jadi umumnya ikan kecil bakalan mati.
Filter ini memiliki kekurangan, yakni kotoran di busa filter lebih cepat terbentuk sehingga pemiliknya mesti seringkali bersihkan busa filter. Kelebihannya yaitu ada arus yang kuat hingga mudah terwujud oksigen terlarut yang tinggi di akuarium.
Sponge Filter
![]() |
Sistem Kerja Sponge Filter |
![]() |
Bentuk Sponge Filter |
Spoge filter bekerja lewat cara mekanis yakni menyaring partikel kotoran di air serta dengan cara biologis, lantaran ada ruangan untuk berkoloni bakteri pengurai.
Keunggulan sponge filter yaitu arus yang terwujud tidak terlampau kuat hingga pas untuk pelihara benih ikan. Harga nya paling murah serta cuma memercayakan aerator juga sebagai penghembus oksigennya.
Filter Atas
![]() |
Sistem Kerja Top Filter |
![]() |
Salah satu type Top Filter |
Air yang lewat system ini bakal alami 2 sistem yakni dengan cara biologis serta mekanis, bila dimasukkan juga bahan penyerap seperti zeolit serta arang aktif, jadi langkah kimiawi juga bertindak di bak filter ini.
Kekurangan langkah tersebut yaitu tingkat “clogging” atau air mampet sangatlah tinggi hingga mesti kerap dibikin bersih. Filter system ini dapat kurang pas untuk budidaya ikan dalam fase benih, lantaran anak ikan dapat tersedot pompa didalam akuarium.
![]() |
Sistem Kerja Canister Filter |
![]() |
Salah satu type Canister |
Pompa air terdapat didalam boks/canister filter itu. Adalah filter yang paling mahal di antara filter yang lain.
Didalam system ini bekerja seluruhnya prinsip filter, lantaran seluruhnya bahan digunakan, dari mulai ring keramik yang berpori untuk bersembunyi bakteri pengurai (dengan cara biologis). Ada juga pellet arang aktif yang dengan cara kimiawi bakal menyerap bahan yang beracun serta tidak bermanfaat di akuarium. Serta dimasukkan bahan busa yang dipotong-potong berupa kubus yang berperan dengan cara mekanis serta biologis.
Type ini memanglah terbaik, namun lantaran mahal, jadi cost yang diperlukan bakal sangatlah banyak bila pelihara banyak akuarium. Lagi juga type ini dapat tidak cocok untuk ikan fase anakan lantaran bakal tersedot oleh pompa air yang kuat.
Do it Your Self Filter (DIY Filter)
![]() |
sistem kerja DIY Filter |
Salah satu bentuk DIY Filter |
Filter ini kerap dikatakan sebagai filter biologis, walau sebenarnya dengan filter langkah tersebut, jadi seluruhnya prinsip kerja baik biologis, kimiawi serta mekanis berperan seluruhnya.
Waktu digunakan di akuarium, bak filter ini umumnya ditempatkan dibawah akuarium. Untuk budidaya, umumnya akuarium disusun dengan cara berseri lalu seluruhnya air dialirkan ke filter serta dari filter air di untuk menuju ke seluruhnya akuarium dengan memakai keran air.
Sebagian bahan untuk filter salah satunya : Ring keramik memiliki permukaan yang berpori-pori hingga sangatlah pas untuk melekat atau berkoloni bakteri pengurai. Busa terkecuali berperan dengan cara mekanis dalam menyaring air yang kotor juga banyak memiliki ruangan untuk berkoloni bakteri pengurai. Zeolit terang memiliki manfaat juga sebagai penyerap bahan-baan beracun seperti ammonia, H2S serta zat kimia yang lain. Pelet arang aktif berfunsi juga dengan cara limiawi seperti zeolit.
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.